Kamis, 25 Februari 2016

Ketiadaan

Bagai syahdu yang mengisi gelas-gelas
Akulah rindu itu
Yang tak pernah bisa berkhianat
Pada pertemuan yang tiada

Pada lagu rindu yang lalu lalang
Tertitip kehendak yang menguap
Bersama bias waktu

Rintik-rintik yang selalu kau kirimkan
Langit
Hanya menemukan tanpa pertemuan
Yang semu yang menyejukkan
Pada semu yang penuh ketiadaan
Karena bumi dan langit

Hanya saling menatap, meratap

Minggu, 21 Februari 2016

Menarilah


Wanita
Lentik jemarimu
Mengalun berlalu lalang
Lincah merayu
Pada sang siang

Pada panggung-panggung kehidupan
Lantai bumi yang kau tapaki
Tetes perjuangan
Tersaji untuk bumi pertiwi

Wanita
Tak sekedar penghias
Istana berbalut emas
Bukan tawanan
Kamar-kamar kemewahan

Minggu, 14 Februari 2016

Kemana?


Frustasi merangkai kata
Pada kata yang tak berkata-kata
Lupa diri mendendam mengumpat hati
Mengutuk pada yang tiada

Bingung pada kebingungan yang bingung
Merayu diri pada kehampaan
Kosong

Hidup tapi mati
Mati tapi hidup
Gontai mengayuh waktu yang tak pasti
Takut pada kegamangan yang memancing ketakutan

Melangkah maju, banyak mundur
Tidak maju, diri mati
Maju, diri tak pasti
Kemana diri akan dibawa? 


Selasa, 09 Februari 2016

Penghujung Senja (Kau Tahu)


Menjadi tua dan sendirian
Adalah kesepian yang menyakitkan
Lebih buruk dari ketakutan
Bernama kematian

Menjadi tua dan sendirian
Adalah takdir yang tak terelakkan
Hanya saja
Berpikir tentang itu membuatku mengerti
Kenapa para kakek tak lagi terobsesi pada harta
Dan para nenek tak lagi suka berdandan
Karena semua, tak lagi bermakna

Menghabiskan sisa umur dengan pasangan
Bercanda ria dengan generasi penerus
Dan menyapa orang-orang
Kau tahu?
Itu adalah kebahagiaan tersendiri para manusia di penghujung senja

Dan tahukah kau, nona?
Sejauh ini jejak ku terjejak
Mengingatmu adalah bagian dari perjalananku


Kereta Pagi-Malam, Menuju Banyuwangi, Bersama Seorang Ibu Ramah dan Cucunya
16 November 2015

Selasa, 02 Februari 2016

Mawar Berduri



Hai rembulan yang jauh di sana
apa kabarmu?

Aku merindukanmu pada semerbak kopi yang merayuku
Merindukanmu, mengkhianati pelayaran tak ingatku
Pada malam yang bertemu fajar
Matahari yang tak kan berjumpa rembulan
Pada satu waktu, pada satu perasaan

Negeri di Awan

Di bayang wajah mu Ku temukan kasih dan hidup Yang lama lelah aku cari Dimasa lalu Kau datang padaku Kau tawarkan Kasih hati yang tul...