Mahampeh ombak di Padang
Riaknyo nan sampai ka Betawi
Rindu ka tuan surang
Jikok malam ta mimpi-mimpi
Bakicau murai di Padang
Tangiang sampai ka tanah Jao
Rindu taragak ka tuan surang
Dek lah lamo indak basuo
Langang raso nagari
Sajak tuan pai bajalan
Rusuah di dalam hati
Sajak denai ditinggakan
It's me and myworld!!! WELCOME ....... Mengisahkan siapapun sebagai aku. Karena dunia ini tidak hanya tentang aku seorang, namun akan lebih mudah memahami dan menuliskannya sebagai aku
Senin, 23 Juli 2018
Kamis, 19 Juli 2018
Memeluk Rindu
Dan pada akhirnya
Kita akan sampai pada saat itu
Saat saat sendiri tanpa siapa pun
Menatap sayu sekeliling
Ruang yang tak lagi sama
Canda tawa yang telah tiada
Meja makan yang terasa lebih hening
Sarapan pagi yang tidak lebih sunyi dari kesepian
Aku kehilangan
Aku tahu masa masa ini akan datang
Menyadari lebih sulit ketimbang mengira-ngira
Merasakan lebih sakit dari hanya sekedar memahami
Ketika ia datang, perpisahan itu selalu menyesakkan
Aku tak bisa menahan kepergian
Sebisa ku hanya menunda
Aku tidak sekuat yang ku harapkan
Aku petualang yang buruk
Pecinta yang rapuh
Dan perindu yang angkuh
Aku, mengkhianati temu dan merayakan rindu
Menghabiskan malam-malam penuh rindu dengan berkaleng-kaleng bir
Menceritakan banyak kenangan pada bayang bayang di dinding
Aku kehilangan diriku
Membiarkan air mata jatuh tanpa perintah
Membiarkan isak me-mekak tanpa persetujuan
Aku, jatuh
Pada pagi yang cerah
Ketika mentari mencurahkan kasih hangat
Aku sibuk membolak-balik kenangan
Mencari-cari dalam pesan-pesan dahulu
Membacai surat-surat
Mengacak acak isi rumah
Berharap ada yang tersisa dan bisa membawa mu kembali
Meski begitu, aku lupa
Bahwa ruang tempatmu bersemayam bukan rumah
Bukan pula pesan pesan dan surat surat
Tidak lagi
Seharusnya aku menyadari lebih cepat
Tempatmu tak akan berubah
Kehilangan membuatku melupakan segalanya
Tapi cinta akan selalu mengembalikan ingatan
Perasaan pada pemiliknya
Kau, ada disini, di tempat seharusnya kau berada
Dalam pelukan
Di hatiku
Selalu
Kita akan sampai pada saat itu
Saat saat sendiri tanpa siapa pun
Menatap sayu sekeliling
Ruang yang tak lagi sama
Canda tawa yang telah tiada
Meja makan yang terasa lebih hening
Sarapan pagi yang tidak lebih sunyi dari kesepian
Aku kehilangan
Aku tahu masa masa ini akan datang
Menyadari lebih sulit ketimbang mengira-ngira
Merasakan lebih sakit dari hanya sekedar memahami
Ketika ia datang, perpisahan itu selalu menyesakkan
Aku tak bisa menahan kepergian
Sebisa ku hanya menunda
Aku tidak sekuat yang ku harapkan
Aku petualang yang buruk
Pecinta yang rapuh
Dan perindu yang angkuh
Aku, mengkhianati temu dan merayakan rindu
Menghabiskan malam-malam penuh rindu dengan berkaleng-kaleng bir
Menceritakan banyak kenangan pada bayang bayang di dinding
Aku kehilangan diriku
Membiarkan air mata jatuh tanpa perintah
Membiarkan isak me-mekak tanpa persetujuan
Aku, jatuh
Pada pagi yang cerah
Ketika mentari mencurahkan kasih hangat
Aku sibuk membolak-balik kenangan
Mencari-cari dalam pesan-pesan dahulu
Membacai surat-surat
Mengacak acak isi rumah
Berharap ada yang tersisa dan bisa membawa mu kembali
Meski begitu, aku lupa
Bahwa ruang tempatmu bersemayam bukan rumah
Bukan pula pesan pesan dan surat surat
Tidak lagi
Seharusnya aku menyadari lebih cepat
Tempatmu tak akan berubah
Kehilangan membuatku melupakan segalanya
Tapi cinta akan selalu mengembalikan ingatan
Perasaan pada pemiliknya
Kau, ada disini, di tempat seharusnya kau berada
Dalam pelukan
Di hatiku
Selalu
Jumat, 06 Juli 2018
Pesisir Selatan Explore III
Masih
dari Kabupaten Pesisir Selatan, wilayah bagian selatan Provinsi Sumatera Barat.
Kali ini yang akan dibahas adalah bukit bendera dan air terjun bayang sani.
Kita langsung saja ke tempat yang pertama yaitu bukit bendera.
Bukit Bendera
Bukit
Bendera, sebuah bukit yang berada di Kecamatan Bayang ini tidak terlalu jauh
letaknya dari jalan raya Padang-Painan. Rute menuju Bukit Bendera ini jika dari
arah Padang, setibanya di Pasar Baru Bayang akan ada jalan masuk di sebelah kiri
yang merupakan jalan menuju Kecamatan Bayang dan Kecamatan Bayang Utara. Letak Bukit
Bendera sekitar 10-15 menit dari jalan raya Padang-Painan. Akses menuju Bukit
Bendera tidaklah sulit karena tidak terlalu jauh dari pemukiman penduduk. Di Bukit
Bendera ini, pengunjung akan dikenai biaya parkir sekitar Rp. 2000/ Rp. 3000
per kendaraan jika untuk sepeda motor dan sekitar Rp. 5000 jika menggunakan
mobil.
Okey, kita akan mulai menelusuri Bukit Bendera
...
Kamu akan
disuguhi pemandangan alam sekitar ketika telah cukup tinggi melalukan
pendakian. Hamparan sawah yang hijau dan kuning serta deretan bukit lainnya
akan menjadi penyedap perjalanan. Sepanjang pendakian kita akan terhibur oleh
indahnya pemandangan alam sekitar. Butuh sekitar 30 menit waktu untuk mendaki
hingga ke puncak jika dengan kecepatan standar.
Hamparan
sawah dan deretan perbukitan akan menyejukkan mata ketika lelah memaksa tubuh
untuk beristirahat selama pendakian. Pemandangan serupa akan kita temui selama
perjalanan menuju puncak.
Ini merupakan
tanda bahwa kita telah sampai puncak. Dua buah ayunan yang menghadap ke
hamparan sawah menjadi wahana yang cocok untuk bersantai sambil menikmati
Bayang dari ketinggian.
Bendera yang senantiasa berkibar ini selain
menjadi penanda dari Puncak Bukit Bendera juga menjadi nama dari bukit ini
sendiri. Merah putih didadaku!
Spot foto utama Bukit Bendera adalah pohon
ini, kamu tidak hanya bisa melihat hijau sawah dan perbukitan, namun juga
lautan yang ada dibalik bukit dari sini. Dan berfoto disini keren juga, hehe
...
Bukit Bendera ini sangat indah, dan memiliki
spot foto dari berbagai sisi yang keren keren, apalagi kalau kamu punya
kemampuan foto yang baik, akan bisa mendapatkan berbagai foto keren dengan
background yang indah.
Bukit Bendera termasuk rekomendasi kalau dari
penulis. Lelahmu selama pendakian akan terbayar jika telah sampai puncak, dan
pemandangan alam sekitar akan mampu membuat tenang bagi yang suka mencari
ketenangan dari alam ...
Air Terjun Bayang Sani
Selepas Bukit Bendera, kita melanjutkan
perjalanan menuju air terjun Bayang Sani. Untuk mencapai air terjun ini, kita
hanya perlu melanjutkan perjalan menuju Kecamatan Bayang Utara yang jika dari
Bukit Bendera membutuhkan waktu sekitar 10 menitan sampai kita menemukan plang
menuju air terjun. Oh ya, di Kabupaten Pesisir Selatan ini dukungan untuk
pariwisata sangat besar dari pemerintah sehingga tidak susah untuk menuju ke
tempat-tempat wisata sebab sebagian besar lokasi wisata telah ditunjukkan
melalui plang-plang sedari air terjun ambun sarasah di Siguntur, Kawasan Wisata
Mandeh dan Pantai Batu Kalang serta tempat-tempat wisata lainnya, so, kita gak
akan kesulitan untuk mendatanginya.
Disini,
pengunjung akan dikenakan tarif parkir dan uang masuk objek wisata. Tarif parkir
berkisar Rp. 2000-Rp. 5000 untuk sepeda motor dan mobil. Salah satu keresahan
yang banyak terjadi di objek wisata di Sumatera Barat adalah uang masuk yang
double, uang parkir dan uang masuk yang jika pada hari-hari libur bisa
melonjak.
Air terjun
Bayang Sani merupakan air terjun yang unik karena air terjunnya turun dengan
mengaliri bebatuan dari puncak yang jika ditelusuri memilik ketinggian yang
sangat tinggi dan butuh waktu berjam-jam untuk menyusurinya hingga ke hulu. Selain
itu air terjun ini memiliki kolam air yang luas dan tidak terlalu dalam. Jadi,
lokasi ini lebih recomendeed buat berenang, tidak hanya untuk berfoto-foto. Air
yang jernih dan segar sangat menggoda untuk mandi. Disekitar air terjun banyak
juga yang menjual makanan dan jajanan serta menyewakan ban untuk anak-anak. Wisata
keluarga sangan cocok untuk air terjun ini apalagi aksesnya sangat mudah dan
tidak memerlukan tracking berjam-jam. Semua rute telah bagus dan
beraspal/beton.
Bagi yang ingin tracking, kamu bisa menyusuri puncak air terjun dengan melewati
jalur darat dari samping samping air terjun. Butuh waktu berjam-jam untuk
menyusuri, penulis sih belum pernah, hehe ...
Ini merupakan salah satu spot foto disini,
mari membuat jejak ...
Dan ini adalah bukti tingginya air terjun ini,
dan menurut warga sekitar, masih ada sekitar tujuh puncak dari air terjun,
menantang bukan bagi mereka dengan jiwa petualang tinggi? Perlu dicoba, tapi
lihat-lihat cuaca, karena waktu menuju hulu tidak sedikit, butuh waktu sekitar
2-3 jam menuju hulu, artinya butuh waktu kurang lebih 6 jam bolak-balik.
Baiklah, sedikit saja dari penulis tentang
Bukit Bendera dan Air Terjun Bayang Sani, karena yang banyak itu kalau
mengunjungi langsung ...
Sampai ketemu di tempat-tempat menarik lainnya
di Pesisir Selatan dan Sumatera Barat
Salam!
Sabtu, 16 Juni 2018
Musafir
Tiada tujuan yang kau arah
Mata angin tak kau hiraukan
Ke barat kau melangkah
Ke timur juga kau tuju
Ke utara kau pergi
Ke selatan pun kau berlari
Musafir
Hidupmu bebas tiada ikatan
Musafir
Berkelana sepanjang waktu
Musafir
Apakah yang kau cari
Hooo ...
Musafir
Apakah arti hidumu
Tiada siang maupun malam
Kau pergi sekehendak hatimu
Panbers - Musafir
Mata angin tak kau hiraukan
Ke barat kau melangkah
Ke timur juga kau tuju
Ke utara kau pergi
Ke selatan pun kau berlari
Musafir
Hidupmu bebas tiada ikatan
Musafir
Berkelana sepanjang waktu
Musafir
Apakah yang kau cari
Hooo ...
Musafir
Apakah arti hidumu
Tiada siang maupun malam
Kau pergi sekehendak hatimu
Panbers - Musafir
Sabtu, 02 Juni 2018
Nomaden
Tanah
kelahiran bisa jadi bukanlah tempat untuk tumbuh dan berkembang
Tempat
menetap pun tak dijanjikan sebagai tempat terakhir
Kita
hanya pejalan yang mengikuti takdir
Dan akan
selalu menjadi musafir
Perjalanan
panjang yang telah menanti
Akhir cerita
yang tak pasti
Lika-liku
pendakian
Orang-orang
baru
Pertemuan
Perpisahan
Selalu
ada yang datang, demikin pula dengan pergi
Kita tak
bisa menolak pertemuan
Pun tak
kuasa akan perpisahan
Pada
suatu waktu
Kita
yang mengantar
Di waktu
yang lain,
Kita yang
diantar
Betapa
hidup begitu sederhana
Namun
begitu banyak makna tiap-tiap peristiwa
Maka,
bersyukurlah
Teruskanlah perjalanan
Selama hayat senantiasa
memeluk jasad
Teruskan pengamalan
Sebelum tempo jatuh
tenggat
Senin, 09 April 2018
Jarak
Tentang jarak, tentang rindu yang akan terus memuncak, tentang
perasaan yang kian bergejolak, tentang suara-suara dalam diri yang
bersorak-sorak, namun tersekap dalam dekap dan menguap dalam gelap.
Tentang jarak, ruang yang membatasi temu.
Bagaimana menyebut rindu yang amat sangat? Jika rasa itu tak
pernah bisa dirangkai dengan aksara, tak kalimat yang bisa mewujudkan, tak
kata-kata yang dapat mengungkapkan, aku rindu!
Perihal jarak ini memang pelik. Ia bisa memancing khawatir dalam
diri, kegelisahan-kegelisahan. Mengertilah, dua orang dengan perasaan yang sama
paham betul hal ini. Jarak tak hanya ujian akan rindu dan kasih, ia juga ujian
kepercayaan. Siapa yang menunggu siapa, siapa yang mempercayai siapa, siapa
yang menjaga siapa, siapa yang mengharap siapa?
Jarak ini, adalah caramu mengusahakan seseorang dengan do.a
setelah berbagai upaya dan tindakanmu dahulu, sisanya kepercayaan. Untukmu juga,
akan didoakan dan mesti menjaga kepercayaan. Karena jarak adalah ujian untuk
dua orang dengan perasaan yang sama.
Jarak ini, caraku menjagamu dari kejauhan, memintamu dalam do’a-do’a.
Jumat, 24 November 2017
Pesisir Selatan Explore II
Bicara
Pesisir Selatan maka tak akan lepas dari pantai. Yup, Pesisir Selatan adalah
salah satu kabupaten yang berada di wilayah tepian pantai Pulau Sumatera.
Pesisir Selatan kaya akan pantai pasir putih yang akan memanjakan mata dan laut
biru yang menenangkan. Tak perlu berpanjang lebar, langsung saja cek TKP ...
Pantai Batu Kalang
Batu
Kalang merupakan pantai pasir putih dengan bebatuan yang menghiasi tepiannya.
Pantai ini berada di Kecamatan Tarusan, tak jauh dari kawasan puncak Mandeh.
Kalau dari Kota Padang, diperlukan waktu sekitar satu jam untuk ke tempat ini.
Berikut penampakannya
Batu Kalang
menyajikan keindahan biru laut dan pasir putih yang memanjakan mata. Disekitar
pantai juga terdapat banyak pedagang makanan yang menyediakan beraneka makanan.
Kamu bisa mandi juga disini dan menjelajah karena pantai ini cukup panjang
wilayahnya. Pantai ini juga dapat dinikmati dari ketinggian karena terdapat
jalan yang sedikit mendaki jika kamu mencoba menelusuri pantai ini. Dan
pemandangan dari atas akan menyajikan penampakan yang berbeda, namun tetap
indah.
Kawasan Mandeh
Kawasan
Mandeh merupakan pesona wisata yang lengkap karena terdiri dari pulau pulai
kecil yang indah. Namun saya tidak akan membahas tentang pulau-pulau di kawasan
Mandeh, saya hanya akan sedikit berbagi tentang Puncak Mandeh. Puncak Mandeh
merupakan sebuah puncak yang darinya kamu bisa menyaksikan pemandangan laut dan
pulau pulau kecil yang berada di kawasan Mandeh. Puncak Mandeh menampilkan view
laut dan pulau-pulau yang amat menawan, terutama saat sore dan ketika matahari
mulai tenggelam.
Puncak
Mandeh merupakan spot yang bagus untuk menyaksikan sunset. Karena suasana
alamnya saat matahari terbenam sangat mempesona.
Oke, sekian
dulu untuk momen ini. Well, menikmati langsung selalu jauh lebih nyata
ketimbang hanya mendengar, so, come in.
Langganan:
Postingan (Atom)
Negeri di Awan
Di bayang wajah mu Ku temukan kasih dan hidup Yang lama lelah aku cari Dimasa lalu Kau datang padaku Kau tawarkan Kasih hati yang tul...
-
Lah den ukia Cincin suaso Raso ka elok Ikek parmato Cincin den harok pamenan diri Mangko tak lapeh disalo jari, di salo jari Ulah kile...
-
Tugu Perbatasan dan Sarasah Ambun Masih Sumatera Barat, provinsi dengan jutaan pesona alam yang akan menggugah jiwa akan keindahannya...
-
Masih dari Kabupaten Pesisir Selatan, wilayah bagian selatan Provinsi Sumatera Barat. Kali ini yang akan dibahas adalah bukit bendera dan a...




















